Selasa

Dapat Dollar Gratis dari Neobux dan Clixsense

Posted by Sal Liem 06.10, under , | No comments


Neobux dan Clixsense dua ptc besar dengan jumlah iklan yang banyak. Dengan status member standar jumlah penghasilan rata-rata perhari bisa mencapai $0.3. Dengan penghasilan rata perhari tersebut jika diakumulasikan dalam satu bulan bisa mendapatkan $0.9. Hasil yang lumayan untuk mengisi saldo paypal.

Khusus clixsense selain klik iklan, sumber penghasilan lain bisa didapat dari klikgame. Jika kita beruntung kita bisa mendapat penghasilan mulai dari $0.001 hingga maksimal $10. Ini berbeda dengan judi, karena kita tidak mempertaruhkan apa-apa.

Clixsense juga ada survey sebagai sumber tambahan penghasilan berikutnya. Nominal bayaran dari jawab survey clixsense terkecil $0,6 dan terbesar yang pernah saya dapat $2,9. Dengan jawab survey pundi-pundi dollar kita semakin cepat bertambah. Dalam 1 bulan kita bisa mendapat 10 survey yang kita jawab.

Minimal pencairan neobux $2 sedangkan clixsense $8 untuk member standar atau free member. untuk neobux jika anda rutin klik iklan dalam 2 bulan kita sudah bisa mencairkan. untuk clixsense pencairan bisa 1 bulan jika pendapatan anda sudah mencapai $8.

Pendapatan terakhir saya dari neobux dalam 4 bulan mencapai $5, pendapatan dari clixsense $14. Biaya pencairan neobux $0,02 sedangkan clixsense anda bisa mendapatkan penghasilan anda tanpa potongan. Total pendapatan saya dari Clixsense sejak 2012 $44,9 dari Neobux sejak bergabung di november 2013 sebesar $9,92

Berikut ini bukti transfer dari neobux dan clixsense yang masuk ke rekening Paypal saya. Proses pencairan sangat cepat hanya dalam hitungan jam jika anda mencairkan pada jam kerja.

bukti bayaran clixsense
Bukti Transfer Clixsense Ke Paypal Saya
Bukti Neobux Membayar membernya
Bukti Pembayaran Neobux ke Paypal saya
Jika anda ingin mendaftar clixsense dan neobux silahkan klik gambar berikut ini


Kamis

5 Resep Bahagia dan Sukses Berbisnis ala Jack Ma

Posted by Sal Liem 06.28, under | No comments

Jack Ma yang dinobatkan sebagai orang terkaya se-Tiongkok punya cara tersendiri dalam menjalankan bisnisnya. Di hadapan publik Clinton Global Initiative (CGI) di New York hari ini ia membagikan tips. Berikut selengkapnya.

1. Bersyukurlah dengan apa yang kamu terima. Ma menceritakan upah pertama kali yang ia terima sebesar US$ 20 perbulan. "Momen paling berkesan yang saya rasakan setelah lulus adalah mendapat gaji sebesar US$ 20, luar biasa. Jika di kemudian hari kamu mendapatkan US$ 1 juta, berarti kamu orang yang beruntung," katanya. Ia menambahkan jika upah pertama kali tersebut dibandingkan dengan yang sekarang maka ia akan pusing sendiri. "Jadi bersyukurlan dengan apa yang kamu dapatkan sekarang," katanya.

2. "Content is king". Ma menceritakan seorang temannya pernah berkata "Ok Jack, kalau kamu mau sukses di Tiongkok, kamu harus kuat, di dukung pemerintah, dan ini dan itu." Namun Ma membalasnya "Saya tidak butuh ayahnya yang kaya raya atau paman yang punya kekuatan di berbagai bidang, yang saya butuhkan hanyalah pelanggan setia yang mau mendukung saya," katanya.

3. Jujurlah pada diri sendiri dan optimis. Ma mengaku sebelumnya ia tidak percaya diri dan ragu bagaimana bisnis yang berbasiskan internet bisa bertahan di Tiongkok selama ini. Ia menambahkan hari ini berat, besok akan lebih berat namun di ujungnya akan ada suatu kebahagiaan.

4. Berinvestasi untuk membuat orang lain bahagia dan lingkungan hidup. Ma yang memasuki usia 50 tahun sangat perhatian dengan isu lingkungan hidup. Salah satunya polusi udara di negaranya. "Polusi air, udara, ketersediaan pangan dalam 10 tahun mendatang, berjuta-juta orang Tiongkok akan menghadapi masalah serius soal kesehatan. Jadi kita harus berinvestasi dalam solusi-solusi tersebut," katanya.

5. Jangan berpuas diri dan gapailah mimpimu. "Saya selalu percaya, kita harus berpikir tentang apa yang harus kita lakukan selama 10 tahun mendatang. Kita sukses hari ini karena kita punya suatu mimpi 15 tahun lalu," jelasnya. Ia menceritakan, ia pernah ditolak berkali-kali oleh perguruan tinggi. Ia juga belajar bahasa Inggris sendiri dan menjadi guru sebelum akhinya mendirikan Alibaba tahun 1999.

Penulis: Andres Fatubun/AF / Beritasatu.com

Jack Ma Mantan Guru Yang Jadi Pengusaha Sukses

Posted by Sal Liem 06.26, under | No comments


Jack Ma Foto by wikipedia
Tiongkok - Jack Ma adalah nama baru dalam jajaran orang terkaya di dunia. Ma menjadi orang terkaya di Tiongkok setelah perusahaan e-commercenya Alibaba sukses memecahkan rekor penawaran saham perdana di dunia.

Alibaba berhasil meraup dana US$ 21,8 miliar pada debutnya, memecahkan rekor penawaran saham perdana di AS, yang sebelumnya dipegang Visa pada 2008. Hal ini menempatkan nama Ma di urutan ke-21 dalam daftar orang terkaya Bloomberg.

Kapitalisasi pasar Alibaba kini berada di angka US$ 231,4 miliar, lebih besar dari Amazon.com dan EBay digabung. Alibaba juga mengalahkan kapitalisasi Facebook dan JP Morgan Chase & Co.

Ma (50) adalah seorang mantan guru Bahasa Inggris yang memulai bisnis jual beli online di Tiongkok dengan modal hanya US$ 60.000, sekarang memiliki kekayaan total US$ 28,7 miliar.

Ma pertama kali mengenal komputer pada umur 33 tahun dan mengaku Ma upah pertama kali yang ia terima sebesar US$ 20 per bulan.

Bisnis internet pertama Ma adalah China Yellowpages yang didirikan pada tahun 1995. Mesin uangnya, Alibaba, didirikan pada tahun 1999. Kini Alibaba telah memiliki 79 juta anggota dari 240 negara.

Di Tiongkok terdapat 632 juta pengguna internet dan jumlah tersebut bisa membengkak menjadi 850 juta pada 2015. Dari jumlah tersebut, Alibaba memiliki pelanggan aktif sekitar 279,8 juta. Alibaba mencatat pendapatan US$ 8,46 miliar di kuartal pertama tahun ini, sementara laba semester satu naik tiga kali lipat ke US$ 1,99 miliar.

Ma mengaku setelah menjadi orang terkaya di Tiongkok dirinya merasa tidak bahagia karena merasakan banyak tekanan. Meski demikian, Ma memiliki caranya sendiri supaya bisa bahagia dan sukses dalam bisnis. Ma selalu percaya sifat jujur, optimis dan membuat orang lain bahagia adalah kunci dalam sukses berbisnis.

Penulis: Faisal Maliki Baskoro/FMB / Beritasatu.com